Jalan kaki tidak hanya membakar timbunan lemak tapi juga menguatkan
betis dan bagian paha. Cuma jalan kaki yang dilakukan mayoritas penduduk
dunia adalah salah, relatif santai cenderung lambat.
Jalan kaki yang benar-benar dianjurkan supaya manfaat itu kita
rasakan adalah dengan tempo cepat. Tak perlu lama-lama, dua puluh menit
saja cukup asal temponya diperhatikan.
Satu studi terbaru yang diterbitkan European Society of Cardiology
menyebut, jalan cepat setiap hari hanya dua puluh menit sudah cukup
mengurangi risiko serangan jantung serta menambah tujuh tahun usia
kehidupan Anda.
Joanna, penggagas kelompok jalan cepat di Inggris atau biasa disebut Walkactive
telah melihat hasil dari studi tersebut. Peserta yang rutin jalan cepat
sambil mengayungkan lengan dengan posisi bahu sedikit terbuka mampu
mengubah bentuk pahanya lebih ramping, dan postur tubuh yang semakin
bagus.
Seperti dikutip dari situs Daily Mail, Selasa (3/11/2015), hasil lain
yang didapat Joanna adalah sendi para peserta tidak mengalami stres
sama sekali.
Next
« Prev Post
« Prev Post
First
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

EmoticonEmoticon